Kala Orang Minang Berganti Nama

“Dari nama itu nampak sekali Minang yang kalah tadi. Nah, kalau mereka masuk sekolah-sekolah yang dikuasai pusat, susah dan sangat diseleksi.”

“Siapa Makan Daging, Siapa Berebut Tulang”

Presiden ganti presiden, kondisi rakyat tetap sama. Saya pikir, kita harus berani memandang lebih jauh. Barangkali masalah mendasar bukan sekedar ganti supir.

53 Tahun Deklarasi Djuanda, Laut Masih Menjadi Pemisah

Bagaimana cara supaya orang Indonesia tak jadi pelaut lagi? Jadikan dia petani. Suruh dia menanam tanaman yang bisa dijual penjajah di Eropa. Jadi yang menjajah mereka, yang menanam kita, tapi yang menguasai laut mereka.

Cita-Cita Besar Melalui Musik Tradisi

Jika saya menjadi pemerintah, saya akan membuat regulasi yang mewajibkan penyelenggaraan kesenian musik tradisi di setiap hotel, restoran, tempat-tempat hiburan, dan sebagainya, minimal satu kali satu minggu.

Mengendus Negeri Dengan Kesenian

Teuku Rifnu Wikana dianggap cukup baik memerankan tokoh Dayan, pejuang asal Bali, dalam film “Merah Putih”. Penghayatannya tertuang dalam percakapan dan aksi laga yang cukup memukau.

Pengembaraan Membuat Saya Seimbang

Film Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji saya anggap sebagai salah satu sekuel saja dari kebesaran tokoh Raja Ali Haji. Perlu dipikirkan untuk mengangkat hal-hal yang lebih mendalam seperti pemikiran-pemikirannya dalam “Gurindam 12″; termasuk yang melatarbelakangi lahirnya karya itu.

Radio Lentera Timur

Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
Winamp Windows Media Player iTunes VLC BlackBerry Real One Android iPhone

Twitter: LenteraTimurcom

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License. Lentera Timur.