“Siapa Makan Daging, Siapa Berebut Tulang”

Presiden ganti presiden, kondisi rakyat tetap sama. Saya pikir, kita harus berani memandang lebih jauh. Barangkali masalah mendasar bukan sekedar ganti supir.

53 Tahun Deklarasi Djuanda, Laut Masih Menjadi Pemisah

Bagaimana cara supaya orang Indonesia tak jadi pelaut lagi? Jadikan dia petani. Suruh dia menanam tanaman yang bisa dijual penjajah di Eropa. Jadi yang menjajah mereka, yang menanam kita, tapi yang menguasai laut mereka.

Cita-Cita Besar Melalui Musik Tradisi

Jika saya menjadi pemerintah, saya akan membuat regulasi yang mewajibkan penyelenggaraan kesenian musik tradisi di setiap hotel, restoran, tempat-tempat hiburan, dan sebagainya, minimal satu kali satu minggu.

Mengendus Negeri Dengan Kesenian

Teuku Rifnu Wikana dianggap cukup baik memerankan tokoh Dayan, pejuang asal Bali, dalam film “Merah Putih”. Penghayatannya tertuang dalam percakapan dan aksi laga yang cukup memukau.

Pengembaraan Membuat Saya Seimbang

Film Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji saya anggap sebagai salah satu sekuel saja dari kebesaran tokoh Raja Ali Haji. Perlu dipikirkan untuk mengangkat hal-hal yang lebih mendalam seperti pemikiran-pemikirannya dalam “Gurindam 12″; termasuk yang melatarbelakangi lahirnya karya itu.

Membaca dan Menulis Sebagai Sebuah Liburan

Siapa tak kenal Jimly Asshiddiqie. Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 17 April 1956 silam, ini adalah orang penting dalam jagat hukum dan demokrasi Indonesia. Ia adalah ketua pertama saat Mahkamah Konstitusi hadir di Indonesia pada 2003.

Twitter: LenteraTimurcom

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License. Lentera Timur.