Bernala di Pangkuan Benua
Bernala Friday, July 6th, 2012Memegangi kakimu kuat-kuat, mengagumi jawer kupingmu dengan takjub, belajar padamu bagaimana bersetia pada rumah sendiri, sampai mati.
Memegangi kakimu kuat-kuat, mengagumi jawer kupingmu dengan takjub, belajar padamu bagaimana bersetia pada rumah sendiri, sampai mati.
Ada “tangan Tuhan” yang tersembunyi di dalam surat wasiat dari kedua orangtua saya yang “sudah teken mati” mau berlayar dengan kapal laut selama tiga bulan untuk menunaikan ibadah haji.
Ada yang menyimpulkan bahwa bait-bait yang diciptakan dan didendangkan oleh seniman yang buta itu dengan dramatis, melebihi kisah Ibrahim yang rela mengorbankan anaknya.
Kita tunggu akan kemana Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin berlabuh, menjadi sebuah onggokan dokumentasi atau pusat yang mencerahkan dan ilham bagi pertumbuhan budaya kita.
Nuklir? Tahukah Dahlan Iskan peringkat orang Indonesia dalam hal kecermatan? Ingatkah dia laboratorium nuklir percontohan yang terletak dekat pemukiman yang sedang bangkit, Bumi Serpong Damai, yang dikenal sebagai BSD City di Tangerang, Banten, bocor beberapa waktu yang lalu?
Kota ini, sebagaimana yang kukatakan, adalah sahara bagi anak-anak. Anak-anak tak punya tempat di sini, apalagi binatang.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.
Lentera Timur.