Home » Author Archive
Stories written by Arif Budiman
Arif Budiman lahir di Minangkabau, Sumatera Barat. Saat ini ia beraktivitas sebagai mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, angkatan 2008. Pria yang lahir pada 1990 ini sangat berminat pada jurnalisme. Dan hal yang paling ia sukai adalah melakukan peliputan; bergumul dengan fakta-fakta di lapangan. Ia pernah menjadi reporter pada majalah sekolah P’Mails yang diterbitkan oleh koran terbesar di Padang (Padang Ekspres Group) dan penulis di situs resmi dinas pendidikan kota Padang, Selain itu, ia juga pernah melakukan peliputan dalam kegiatan Festival Seni Internasional 2008 di Yogyakarta. Kini ia adalah perwakilan sekaligus desainer LenteraTimur.com di Yogyakarta.

Ketika Minangkabau Merasa Terhina

Perbuatan Hanung digolongkan sebagai kesalahan berat. Hukuman yang pantas adalah minimal menjalani pengabdian di Minangkabau selama 20 tahun, yang disebut “tuok palang”.

Laga Rantau Minangkabau

Kedua negeri memiliki sekian kesamaan yang membumi, seperti pakaian adat, bentuk rumah adat, upacara adat, pola keturunan dari garis ibu, musik, warna kebesaran, serta makanan macam rendang.

Di Bawah Bendera Marawa

Secara tradisional, bendera yang terdiri dari tiga warna ini, kuning, merah, hitam, harus tersusun sejajar. Ini menyiratkan makna berdiri sama tinggi, duduk sama rendah.

Kala Orang Minang Berganti Nama

“Dari nama itu nampak sekali Minang yang kalah tadi. Nah, kalau mereka masuk sekolah-sekolah yang dikuasai pusat, susah dan sangat diseleksi.”

“Di Timur Matahari”, Lukisan yang Tak Berbingkai

Mazmur, yang masih kecil itu, tiba-tiba saja masuk ke tengah arena pertempuran, yang posisinya amat terbuka untuk salah sasaran dari kedua pihak bertikai.

ISI Bersatu Tak Bisa Dikalahkan, ISBI Ditolak Tak Bisa Ditetapkan

“Jika pemerintah ingin bikin ISBI silahkan, tapi tidak untuk nama ISI Yogyakarta.”

“Bergabung Tak Berarti Melebur”

Provokasi melalui medium komunikasi visual untuk menegaskan relasi antar dua entitas; Ngajogjakarta dan Republik Indonesia.

Sekerat Jejak dalam Rendang

Kata ‘rendang’ telah tersebut dalam banyak kesusteraan Melayu klasik, salah satunya pada Hikayat Amir Hamzah. Ini membuktikan bahwa rendang telah menjadi kuliner kegemaran kaum Melayu sedari 1550-an.

Seleksi Investasi Menuju Aceh Hijau

Pemerintah Aceh perlu mengimplementasikan mekanisme investasi hijau guna menyeleksi setiap kegiatan investasi demi lingkungan yang sehat.

Senyawa Seni dan Penanganan Trauma Pascabencana

seni adalah media terdepan dalam upaya meminimalisasi trauma masyarakat pascabencana.

Radio Lentera Timur

Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
Winamp Windows Media Player iTunes VLC BlackBerry Real One Android iPhone

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License. Lentera Timur.