Home Lancong Rujak Uleg di Kembang Jepun
0

Rujak Uleg di Kembang Jepun

3
0
Festival Rujak Uleg di China Town, Surabaya
Festival Rujak Uleg di China Town, Surabaya, Jawa timur. Foto-foto: Amelia Wulan P.

Ulang tahun Kota Surabaya yang jatuh pada Mei dirayakan dengan menggelar Festival Rujak Uleg di salah satu China Town paling terkenal di Indonesia: Kembang Jepun. Pada tempo doeloe, Kembang Jepun merupakan tempat pelesir bagi para serdadu Jepang.

Sejak tahun lalu, Festival Rujak Uleg mulai dijadikan tradisi untuk memperingati ulang tahun ibukota Jawa Timur ini. Dan tahun ini, festival yang dibuka oleh Walikota Surabaya ini diikuti oleh 1300 peserta yang berasal dari berbagai kalangan dan tempat. Jumlah peserta ini kemudian dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor terbaru.

Kembang Jepun yang untuk kedua kalinya dipilih sebagai tempat perayaan festival merupakan tempat perniagaan terbesar di Kota Surabaya. Meski demikian, keberadaannya tidaklah sebesar ketika era Kolonial Belanda. Sebab, konon, di kawasan ini dahulunya dibangun transportasi sungai mas yang menjadi tempat datangnya bahan-bahan pangan dari berbagai daerah.

Rujak Uleg
Rujak uleg, atau yang lebih dikenal sebagai rujak cingur, adalah olahan kuliner asli Surabaya dengan citarasa khas Jawa Timur. Dan dalam rangka memperingati ulang tahun Surabaya yang jatuh pada Mei, warga pun menggelar festival dari masakan yang cukup merakyat ini. Festival yang digelar pada 24 Mei tersebut mengambil tempat di salah satu China Town paling terkenal di Indonesia yang dahulu kerap dipakai oleh serdadu Jepang untuk berpelesir: Kembang Jepun.

Rujak Uleg
Rujak Uleg

Uleg diartikan sebagai digerus dalam cobek. Disebut demikian karena untuk membuat bumbu atau saus rujak ini memang harus digerus. Rujak ini terdiri dari beragam bahan: kacang goreng, pisang klutuk (batu) muda, bawang putih goreng, garam, terasi, asam, cabe rawit, dan gula merah. Semuanya digerus atau diuleg menjadi satu dalam cobek. Setelah lumat, barulah ditambahkan dengan petis. Pemilihan petis, yang memiliki sejumlah jenis, menjadi kunci utama kelezatan rasa rujak uleg ini.

Cara membuatnya cukup sederhana. Setelah bumbu atau saus petis selesai diracik, masukkan sayur yang sudah direbus – biasanya terdiri dari toge, kangkung, kubis, kecipir, atau kacang panjang. Buah-buahan segar, seperti mangga muda, timun, nanas, bengkuang, kedondong, belimbing, kemudian dipotong-potong lalu ditambahkan menjadi satu. Tempe goreng dan tahu goreng juga dipotong-potong dan dicampurkan. Tambahkan juga potongan tipis cingur.

Menambahkan lontong atau nasi dapat membuat rujak uleg ini menjadi lebih nikmat. Apalagi jika ditambah kerupuk. Tapi jika tidak menyukai salah satu bahan, Anda dapat menguranginya sesuai dengan selera.

Ada beberapa tempat rujak uleg yang cukup terkenal di Surabaya. Diantaranya di jalan Taman AIS Nasution (PLN), Pasar Genteng, atau jalan Kayoon (rujak delta).

(3)

Amelia Wulan P Perwakilan LenteraTimur.com untuk Jawa Timur. Selain itu, ia juga bekerja sebagai jurnalis di salah satu stasiun televisi yang berpusat di New York, Amerika Serikat.

Comments with Facebook

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *