Home Lancong Pesona Kawah Putih di Bandung Selatan
7

Pesona Kawah Putih di Bandung Selatan

7
7
Kawah Putih
Suasana Kawah Putih di kala pagi. Foto-foto: Santi Irawati

Semula, Gunung Patuha yang kini menjadi kawah diyakini sebagai tempat pertemuan para leluhur Bandung Selatan. Ada persepsi misterius dan angker di tempat tersebut. Tapi kini tempat itu dikenal sebagai Kawah Putih yang indah dan eksotis. Angin sejuk akan menyapa Anda saat menyusuri jalan sepanjang Ciwidey, Jawa Barat. Dan sebelum sampai ke tempat wisata alam Kawah Putih, mata Anda pun akan dimanjakan dengan pemandangan perkebunan strawberry milik penduduk lokal.

Lokasi Kawah Putih dapat ditempuh melalui perjalanan sejauh 46 kilometer atau 2,5 jam ke arah selatan kota Bandung. Tapi meski sudah di pintu masuk, Anda masih harus melewati lima kilometer lagi untuk mencapai Kawah Putih. Hutan hujan tropis dan Eucalyptus akan menemani Anda saat melawati jalanan ini. Di sini, jalanan cukup terjal dan curam. Dan dari pintu masuk, kondisi jalan berlubang di sana sini. Medan seperti ini memerlukan perhatian ekstra jika Anda membawa kendaraan bermotor.

Sesampai di tempat parkir, Anda masih harus berjuang dulu untuk mencapai Kawah Putih. Hawa dingin pegunungan akan melilit Anda saat melewati tangga. Jadi, persiapkanlah jaket atau kupluk (penutup kepala) dari bahan wol. Jangan ketinggalan pula tas anti hujan untuk menaruh kamera, handycam, atau handphone Anda. Sebab di sini cuaca sulit diprediksi. Hujan bisa turun kapan saja.

Kawah Putih
Para pengunjung mengitari Kawah Putih.

Di atas, hamparan pasir putih dan kaldera kecil berisikan air berwarna bening kehijau-hijauan terbentang dengan begitu indah. Inilah Kawah Putih. Asap terlihat mengepul di atas air yang bening. Tapi warna air tidak selamanya putih. Terkadang air itu dapat berubah warna menjadi hijau apel dan kebiru-biruan. Dan bila matahari sedang terik atau cuaca sedang terang benderang, air itu terkadang berubah pula warnanya menjadi coklat susu.

Eksotika Kawah Putih tak pelak membuat tempat ini menjadi salah satu surga bagi para pecinta fotografi, termasuk pasangan calon pengantin. Sebab, tak jarang Kawah Putih menjadi lokasi pemotretan bagi mereka yang hendak menikah.

Tidak jauh dari kawasan Kawah Putih, terdapat goa buatan sedalam lima meter. Menurut penduduk setempat, pada jaman dahulu goa ini pernah dijadikan sebagai tambang atau pabrik belerang dengan nama Zwavel Ontgining Kawah Putih. Saat melewatinya, bau belerang memang masih terasa cukup menyengat.

Asal Usul Kawah Putih
Kawah Putih tercipta setelah letusan Gunung Patuha yang terjadi sekitar abad 10 dan 12 Sebelum Masehi. Ketika itu, gunung yang berada di ketinggian 2300 meter dari permukaan laut ini diyakini penduduk setempat sebagai sesuatu yang mengandung mitologi dan angker. Penduduk percaya, puncak gunung ini adalah tempat pertemuan para leluhur Bandung Selatan.

Tapi pada 1873, seorang ilmuwan Belanda peranakan Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghun, menerobos gunung tersebut. Kala itu, Patuha masih berupa hutan lebat dan dipenuhi pohon-pohon kayu jenis lokal, seperti rasamala, saninten, huru, dan samida. Dan seketika saja misteri yang dipercaya penduduk itu punah. Junghun, yang juga seorang pengusaha perkebunan Belanda, menemukan sebuah danau kawah yang terlihat sangat eksotis dan indah. Namun demikian, meski ditemukan pada 1873, kawasan Kawah Putih baru dijadikan objek wisata pada 1987 oleh PT Perhutani (Persero) Unit III Jawa Barat dan Banten.

(7)

Santi Irawati Santi Irawati adalah lulusan Jurnalistik dari Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP), Jakarta. Ia menyenangi peliputan dan penulisan kuliner dan petualangan.

Comments with Facebook

Comment(7)

  1. Malam tahun baru 2010 aku dan cucuku ke sini, sayang karena macet di daerah Kopo dan hujan di sepanjang perjalanan, belum lagi terhalang bis yang gak kuat nanjak yang akhirnya mogok ditengah jalan, akhirnya aku sampai sini udah maghrib, padahal kata penjaga tutup jam 17.00… Wah kapan2 kesini lagi… Masih penasaran nih.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Kawah putih hanya indah dilihat pada kunjungan pertama, ketika Anda datang untuk yang kedua kalinya maka pemandangan di kawah putih menjadi biasa-biasa saja, sejuk menuju dingin iya tetapi fasilitas toilet saja tidak terurus, pada kunjungan kedua saya tanggal 28 November 2009 tiket masuk Rp 12.000 dan harus mengantri 30 menit untuk buang air kecil.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. Saya dan keluarga berasal dari Medan, kami diajak salah satu keluarga yg tinggal di Jakarta ke Kawah Putih. Pemandangan di kawah putih sungguh Subhanallah… Sungguh mempesona… Cocok untuk berfoto-foto, apalagi bagi pasangan yang pengen fotonya ditampilkan di undangan pernikahannya. Pokoknya gak bakalan nyesel kalau pergi ke Kawah Putih. Saya jauh-jauh dari Medan ngerasa puas walaupun cuma sebentar.

    Untuk pengelola yg membaca tulisan ini saya cuma mau usul agar sarana Ibadahnya (mushola) di perhatikan. Untuk toilet umumnya dibuat yang Rapi dan Bersih.

    “GO KAWAH PUTIH”

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Saya sudah pernah ke kawah putih, tempat yg menurut saya indah, udara segar, walaupun agak bau belerang. Sayangnya ada beberapa pengunjung Kawah Putih msh seenaknya buang sampah sembarangan, dan membuat sedikit merusak pemandangan yg ada. Mari kita jaga bersama-sama tempat wisata yg cukup indah dan patut dikunjungi. Kawah putih jg tempat yg bisa diandalkan utk foto2 Pre-Wedding.. Keren deh pastinya…

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  5. Wah….sayang banget, kemarin hari minggu tgl 19 Juli 2008, saya bersama rombongan teman-teman dari Program Pascasarjana ITS Surabaya, belum berhasil sampai ke kawah Putih ini, padahal kurang 2 km lagi kami udah bisa nyampai ke tempat ini. Namun karena jalanan macet berat sejak melewati jalan raya Kopo Sayati, maka beberapa bus wisata termasuk bus yang membawa rombongan kami, terpaksa harus membatalkan niat untuk bisa mencapai kawah putih ini. Pertugas DLLAJR yang bertugas menyuruh kami untuk berjalan kaki menuju kawah tersebut. Wah…ya nggak mungkinlah berjalan naik dengan membawa anak-anak kecil . Akhirnya kami hanya boleh berpuasdiri dengan makan bakso di lapangan kosong kira-kira 2 km dari lokasi angkutan yang akan membawa penumpang sepanjang 5 km menuju kawah putih. Mudah2an sajalah esok hari kami masih diberi kesempatan oleh NYA untuk bisa mengunjungi kawah putih ini. Aminnnn yaa robbal alamin.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  6. Sebagai orang Makassar, Saya baru tahu ada Gunung Patuha yang menarik untuk didatangi. Artikel ini sangat bermanfaat bagi saya untuk memancing saya mendatangi tempat tersebut

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  7. Menelusuri asal usul sebuah tempat menarik juga…. Jadi kita tidak hanya berkunjung tapi berdecak kagum “mmmhhhhhh padahal dulunya tempat ini adalah…..”

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *