Home » Agenda, Kalimantan Timur » 15 – 19 Juni 2012, Tarakan – Pelatihan Jurnalistik “Menulis untuk Kesederajatan” (III)

15 – 19 Juni 2012, Tarakan – Pelatihan Jurnalistik “Menulis untuk Kesederajatan” (III)

Pelatihan Jurnalistik “Menulis untuk Kesederajatan” (III)
Universitas Borneo Tarakan, Ruang Pertemuan Gedung Rektorat (lantai 7)
Jl. Amal Lama No. 1, Tarakan, Kalimantan Timur
15 – 19 Juni 2012

Pelatihan Jurnalistik "Menulis untuk Kesederajatan" (III).

Indonesia dibangun dari negeri-negeri yang bergabung untuk satu mimpi baru: kemanusiaan dan kesederajatan. Konstruksi keindonesiaan menunjukkan bahwa masing-masing identitas sebetulnya memiliki hak dan peluang yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Namun, kesetaraan itu kemudian melenyap akibat hadirnya sentralisme di Indonesia.

Azan magrib yang disiarkan oleh stasiun televisi swasta secara luas dari satu titik ke seluruh titik adalah contoh termudah dalam mengendus masih kuatnya sentralisme di Indonesia. Azan itu mengindikasikan suatu pola pikir ihwal adanya penafikan atas adanya keberagaman. Sebaliknya, sebetulnya ia justru menghendaki adanya keseragaman.

Paham sentralisme-unitaristik ini nyatanya juga turut mengaliri bilik-bilik redaksi media massa yang ada. Tak heran, wacana publik yang muncul melulu menyangkut kelompok tertentu, kawasan tertentu, kepentingan tertentu, dan perspektif tertentu. Dalam pandangan LenteraTimur.com, paham ini memberikan definisi yang cacat atas apa-apa yang penting dan layak untuk disampaikan ke publik. Atas dasar itu, LenteraTimur.com merasa perlu meretas sentralisme dengan gagasan tanding melalui medium media massa pula.

LenteraTimur.com menyelenggarakan sebuah pelatihan jurnalistik yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan kesadaran  multikulturalisme, yakni sebuah paham yang mengamini prinsip “kau dan aku berbeda, namun kau dan aku setara”. Media massa, dalam pandangan LenteraTimur.com, semestinya dapat memberikan ruang perjumpaan pada tiap-tiap identitas yang berbeda dalam posisi yang sederajat dan kontekstual. Apa-apa yang disebut “nasional” semestinya bersifat “supra lokal”, yakni sesuatu yang berangkat dari bawah, dan bukan sebaliknya. Pun relasi antara lokal dan lokal yang semestinya “duduk sama rendah, berdiri sama tegak”.

Pelatihan ini memungkinkan peserta untuk dapat melakukan peliputan atau penulisan yang kemudian akan dipublikasikan di LenteraTimur.com melalui 12 (dua belas) rubrik yang ada. Rubrik-rubrik tersebut adalah Jejak(eksplorasi sejarah dan kebudayaan); Kasatmata (fenomena sosial-politik aktual berbasis sejarah dan kebudayaan); Jelajah (catatan perjalanan ke kawasan-kawasan yang tak banyak diliput media dan atau dengan perspektif lokal); Eksklusif (dialog dengan tokoh inspiratif); Nukilan (resensi buku dan film); Boga (penelusuran kuliner yang ada di Indonesia); Agenda (jadwal kegiatan komunitas terkait isu sosial-kultural); Lentera Anak (ruang ekspresi keindonesiaan di mata anak); Potret (esai foto); TV Lentera (peliputan/dokumentasi audio-visual); Bernala (opini); dan Sastra (puisi, cerpen, dan naskah drama bertema lokalitas dan marjinalitas).

Dengan pelatihan dan publikasi ini, gagasan jurnalistik berbasis multikulturalisme diharapkan dapat memperkuat posisi dan napas lokalitas atau komunitas di setiap kawasan. Pada saat yang sama, media massa di tingkat lokal juga dapat menyadari kekuatan dan konteks wilayahnya tanpa harus tunduk pada perspektif yang dikeluarkan media massa berklaim nasional. Dengan demikian, perspektif dari pihak-pihak yang selama ini termarjinalkan dapat turut mempengaruhi kebijakan sosial-politik di level lokal dan supralokal, sehingga kebijakan diskrimatif pun dapat terhindarkan atau diminimalisir.

Pelatihan ini direncanakan untuk terselenggara sepanjang tahun 2012 di lima kota di Indonesia, yakni Medan (Januari),  Gorontalo (Maret), Tarakan (Juni), Atambua (Juli), dan Ternate (November).

 

Siapa pelatihnya?
1. Martin Aleida
Sastrawan yang lahir di Tanjung Balai, Sumatera Utara, pada 1943 ini pernah menempuh studi linguistik di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat. Pria yang juga pernah menjadi jurnalis di sejumlah media massa, di antaranya Majalah Tempo, Jakarta, ini pernah bekerja di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kini, penulis sejumlah buku ini aktif sebagai anggota Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta periode 2009 – 2012 dan menjadi Penasihat Perkumpulan lentera Timur. Di LenteraTimur.com, dia menjadi Redaktur Senior yang juga secara khusus menggawangi rubrik Sastra.

2. TM. Dhani Iqbal
Pria yang lahir di Medan, Sumatera Utara, ini kerap menulis sejumlah esai, feature, dan cerita pendek di sejumlah media massa, di antaranya Harian Kompas (Jakarta), Media Indonesia (Jakarta), Sinar Harapan(Jakarta), Majalah Mata Air (Jakarta), Majalah Tapian (Jakarta), dan Pantau Feature Agency. Beberapa buku juga telah dihasilkannya, seperti novel Sabda dari Persemayaman (Grasindo, Jakarta), Matinya Rating Televisi – Ilusi Sebuah Netralitas (Yayasan Obor Indonesia), Prahara Metodis, dan Jejak Kuliner Indonesia (Perkumpulan Lentera Timur & JNE). Dia melewati kariernya sebagai jurnalis di sejumlah media massa di Jakarta, baik cetak, televisi, dan online. Kini dia menjadi ketua Perkumpulan Lentera Timur dan Pemimpin Redaksi LenteraTimur.com.

3. Christopel Paino
Jurnalis kelahiran Gorontalo ini adalah penggiat di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo. Pada akhir 2011, dia menjadi salah satu pemenang beasiswa peliputan isu lingkungan yang diselenggarakan oleh Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) dan World Wildlife Fund (WWF). Karir jurnalistiknya diawali dari Koran Harian Suara Pubik di Gorontalo, www.kabarpemilu.com, dan juga Tempo. Selain itu, dia menulis feature untuk sejumlah majalah yang berkedudukan di Jakarta, salah satunya Majalah Kartini. Kini dia berkhidmat sebagai staf redaksi di LenteraTimur.com.

 

Materi apa saja yang diberikan dalam pelatihan?
– “Memberi Makna Pada Sebuah Nasib” (Martin Aleida)
– “Arah Angin Jurnalistik” &  “Narasi yang Tak Pernah Tunggal” (TM. Dhani Iqbal)
– “Menulis di Atas Kaki Sendiri” (Christopel Paino)

Metode pelatihan yang memberi ruang besar pada diskusi ini terdiri atas perpaduan teori dan praktik. Peserta juga akan dibekali dengan sebentuk diskusi ihwal manajemen media massa.

 

Siapa saja yang bisa mengikuti pelatihan ini?
Pelajar SMU, mahasiswa, jurnalis, penggiat lembaga swadaya masyarakat, serta masyarakat umum.

 

Apa saja yang didapat peserta?
Satu berkas modul pelatihan, konsumsi, dan sertifikat tanpa dipungut biaya.

 

Dimana lokasi pelatihan?
Universitas Borneo Tarakan, Ruang Pertemuan Gedung Rektorat (lantai 7), Jl. Amal Lama No. 1, Tarakan, Kalimantan Timur.

 

Kapan pelatihan dilakukan?
15-19 Juni 2012.

 

Berapa jumlah maksimal peserta pelatihan?
Jumlah peserta terbatas, yakni hanya 40 orang pendaftar pertama.

 

Bagaimana cara mendaftar pelatihan?
Silakan unduh Formulir Pendaftaran dan Kesediaan dan kirimkan kembali ke: pelatihan@lenteratimur.com sebelum tanggal 14 Juni 2012.

 

Siapa yang menyelenggarakan?
Pelatihan ini terselenggara dalam rangka program Cipta Media Bersama (Ford Foundation, Wikimedia Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen, dan ICT Watch). Perkumpulan Lentera Timur dengan gagasan “LenteraTimur.com – Menyigi Identitas Indonesia” terpilih sebagai penerima program hibah tersebut.

Dalam pelatihan ini, Perkumpulan Lentera Timur bekerjasama dengan:

Universitas Borneo Tarakan
Medco Energi
PLN Tarakan
Tarakan TV

 

 

 

 

 

 

 

15 – 19 Juni 2012, Tarakan – Pelatihan Jurnalistik “Menulis untuk Kesederajatan” (III), 3.3 out of 5 based on 3 ratings
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0 (from 0 votes)
VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 3.3/5 (3 votes cast)

Short URL: http://www.lenteratimur.com/?p=5961

Posted by on Jun 9 2012. Filed under Agenda, Kalimantan Timur. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Comments with Facebook

1 Comment for “15 – 19 Juni 2012, Tarakan – Pelatihan Jurnalistik “Menulis untuk Kesederajatan” (III)”

  1. Pelatihan ini penting dlm memberi ruang bagi siapa saja untuk mentransmisikan sikap dan pikiran2x soal keberagaman melalui tulisan.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +2 (from 2 votes)

Or Usual Comment

Radio Lentera Timur

Winamp Windows Media Player iTunes VLC BlackBerry Real One Android iPhone

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License. Lentera Timur.